Install Manual Git di Linux Centos, Oracle Linux, Fedora atau Debian

Diposting pada

Diposting kali ini, saya akan membagikan bagaimana cara instalasi manual git.

Dikarenakan Versi Git yang tersedia di repositori yum ataupun apt-get biasanya versi lama, jadi di sini kita tidak menggunakan perintah yum install git.

Mari kita mulai cara instalasi git secara manual, agar mendapatkan versi git yang paling terbaru, berikut langkah-langkah yang perlu di lakukan :

Install Package yang di perlukan untuk instalasi git dan menghapus instalasi git jika sudah ada sebelumnya menggunakan versi lama.

Note : Setiap Perintah yang dijalankan, pada akhir perintah ketik enter

Package yang perlu install di Centos, oracle linux ataupun fedora :

yum install curl-devel expat-devel gettext-devel openssl-devel zlib-devel -y

yum install gcc perl-ExtUtils-MakeMaker -y

Sedangkan untuk install package yang di perlukan di debian lakukan perintah berikut :

apt-get install curl-devel expat-devel gettext-devel openssl-devel zlib-devel
apt-get install gcc perl-ExtUtils-MakeMaker -y

kemudian lakukan Uninstall Git jika memang pernah di install ataupun default sistem git sudah ada.

yum remove git -y

Download atau Unduh instalasi Git terbaru dari kernel.org, setelah ada pilihan katalog,pilih git pilih versi yang paling terbaru seperti capture dibawah ini :

git-manual

Setelah melakukan klik pada git, maka aplikasi git langsung terdownload, kemudian setelah selesai download copikan ke server git yang sudah di download, dan jalankan perintah :

cd /usr/src
wget https://www.kernel.org/pub/software/scm/git/git-2.9.5.tar.gz 
tar xzf git-2.9.5.tar.gz 

Kemudian lakukan install dengan step-step sebagai berikut :

cd git-2.9.5
make prefix=/usr/local/git all
make prefix=/usr/local/git install
echo "export PATH=$PATH:/usr/local/git/bin" >> /etc/bashrc
source /etc/bashrc

Setelah di setting, kemudian kita cek dengan perintah :

git --version

Jika versi git sudah versi 2.9.5, maka instalasi manual git anda berhasil.

Note : Jika user tidak menggunakan user root, maka biasakan setiap perintah ti tambahkan perintah sudo

Sekian tutorial kali ini, Selamat mencoba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.